Wednesday, 31 July 2013

Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami


Menurunkan kolesterol dengan obat-obatan terus menerus dapat mengakibatkan efek samping yang berbahaya bagi ginjal. Untuk  menurunkan kolesterol secara alami dapat dilakukan dengan cara sebagi berikut : 
a.       Hindari makanan yang diolah dengan cara menggoreng tapi konsumsilah makanan yang direbus, dipanggang ataupun dibakar.
b.      Melakukan olahraga secara teratur agar dan memperbanyak aktivitas fisik minimal jalan kaki tiap hari 30-40 menit agar terjadi pembakaran lemak dan kalori.
c.       Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak dan kaya akan kolesterol misalnya kentang goreng dan makanan cepat saji lainnya seperti tortilla, hotdog, burger, kue kering dan hidangan pencuci mulut lainnya
d.      Menurunkan berat badan agar tetap seimbang dan proporsional.
e.       Menghindari minuman bersoda, beralkohol dan merokok
f.       Kurangi karbohidrat dan asupan makanan dengan kadar lemak jenuh
g.      Memperbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan mengandung fitosterol karena fitosterol seperti kacang tanah, kedelai, apel, pisang, anggur, melon, buncis, brokoli, kembang kol, gandum dan beras merah karena bahan makanan ini berserat tinggi dan dapat menghambat penyerapan kolesterol pada usus.
h.      Hanya sesekali saja meminum susu skim, keju, krim asam dan yogurt yang rendah lemak
i.        Mengurangi konsumsi daging yang berlemak, dan mengonsumsi makanan-makanan yang dapat menurunkan kolesterol berikut. Anda dapat memilih makanan-makanan di bawah ini :

1. Alpukat
 Alpukat mengandung asam folat, asam pantotenat, niasin, vitamin B1, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, fosfor, zat besi, kalium, magnesium, dan glutation, juga kaya akan serat dan asam lemak tak jenuh tunggal. Kandungan ini yang mampu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol darah.
 Bahan:  1 buah alpukat yang sudah matang
 Proses Penggunaan: Buah alpukat dimakan mentah. Lakukan setiap hari.

2. Kobis               
 Kobis atau yang biasa juga disebut kol adalah jenis sayuran yang mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, tinamide, dan betakaroten. Selain itu kubis juga memiliki kandungan senyawa sianohidroksibutena (CHB), sulforafan, dan iberin yang merangsang pembentukan glutation.
 Bahan: 1 buah kubis segar
 Proses Penggunaan: Cuci kubis hingga bersih, lalu bilas dengan air matang. Potong-potong seperlunya, lalu dijus. Air sari kubis diminum sekaligus, lakukan setiap hari.

3. Belimbing manis   
 Kadungan serat tinggi yang terdapat pada belimbing dapat mencegah penyerapan lemak, sekaligus dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah tekanan darah tinggi. Serat yang tinggi juga dapat memperlancar pencernaan. Sementara kandungan vitamin C-nya yang tinggi baik untuk antikanker.
 Bahan: 2 buah belimbing manis ukuran besar
 Proses Penggunaan: Buah belimbing dimakan setelah makan pagi dan malam, masing-masing 1 buah.

 4. Akar manis           
 Akar Manis ini mengandung sejumlah zat seperti triterpenoid, flavanoid, asam ferulic, asam sinapic, biotin, asam amino dan beta-sitoserol.  Yang perlu diperhatikan, jangan menggunakan akan manis dalam dosis besar jangka panjang. Ada laporan bahwa pemakaian akar manis dengan dosis 30-40 gram setiap hari selama 9 bulan dapat menyebabkan kelemahan otot, hipertensi, edema dan kekurangan kalium.
 Bahan: 10 gram akar manis
 Proses Penggunaan: Akar manis direbus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, airnya disaring, lalu dibagi menjadi 2 kali minum, pagi dan malam hari.

5. Angkak
Beras merah cina atau Angkak adalah sejenis cendawan berwarna merah, bernama Latin Monascus purpureus. Angkak bisa digunakan untuk membuat arak merah yang terbuat dari beras, sebagai bahan pengawet makanan, dan untuk obat. Berdasarkan penelitian, angkak mampu menurunkan kadar kolesterol darah.
 Bahan: 1 sendok teh angkak
 Proses Penggunaan: Angkak ditumbuk halus, dimasukkan ke dalam cangkir, lalu diseduh dengan secangkir air panas. Minum airnya selagi hangat. Lakukan setiap hari.

6. Bawang merah
 Bawang merah (Cepae bulbus) adalah makanan penyedap dapur yang memiliki kandungan senyawa flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan dan menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan gula darah.
 Bahan: 20 gram bawang merah segar
 Proses Penggunaan: Bawang merah diiris tipis-tipis, dimakan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari dengan ukuran yang sama.

7. Bawang putih
 Bawang putih mengandung bahan aktifnya s-allyl cysteine, serta suatu komponen thioallyl yang mempunyai khasiat hipolipidemik dan antitrombotik. Studi di Munich University, Jerman, menemukan bahwa menambahkan bawang putih ke dalam diet akan menurunkan kolesterol jahat sekitar 10 persen dalam empat bulan. Mengonsumsi bawang putih segar sering jadi masalah bagi banyak orang karena rasa yang tidak enak dan aromanya menyengat.
 Bahan: 1-2 siung bawang putih
 Proses Penggunaan: Bawang putih diiris tipis-tipis atau dipipiskan dan dibuat bulatan kecil, lalu ditelan. Lakukan 2 kali sehari. Namun ada cara lain supaya lebih mudah masuk ke tubuh kita. Bawang putih bisa dikreasikan dengan buah-buahan yang enak, menjadi jus kaya manfaat.

8. Kunyit
 Kunyit adalah tumbuhan yang juga memiliki khasiat untuk melancarkan darah dan energi vital, menghilangkan sumbatan, sebagai peluruh kentut dan haid, mempermudah persalinan, antibakteri, antiinflamasi, serta memperlancar pengeluaran empedu ke usus.
 Bahan: 10 gram rimpang kunyit segar
 Proses Penggunaan: Rimpang kunyit dibersihkan, lalu diiris tipis-tipis. Rebus dalam air 2 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring dan diminum sekaligus. Lakukan hal ini 3 kali sehari, selama 12 minggu.
  
9. Temulawak
 Tanaman yang memiliki nama latin Curcumae rhizoma ini mempunyai aktivitas kolagoga (memperlancar pengeluaran empedu ke usus).
 Bahan: 3 jari rimpang temulawak segar
 Proses Penggunaan : Rimpang temulawak dikupas kulitnya, lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air panas dan biarkan mengendap. Setelah dingin, endapannya dibuang dan airnya diminum. Lakukan setiap hari.

10. Seledri
 Akar seledri mengandung asparagin, pentosan, glutamin, tirosin, manit, zat pati, lendir, dan minyak atsiri. Khasiatnya memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing.
 Bahan: 30 gram akar seledri segar
 Proses Penggunaan: Akar seledri dicuci bersih, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring lalu minum sekaligus.